Monday, August 27, 2012

Apakah Hibernate dapat merusak komputer?

Kali ini saya akan membahas mengenai salah satu fitur Windows, yaitu Hibernate. Ada orang orang yang mengeluh memiliki masalah mengenai laptop/notebooknya saat mereka menggunakan fitur hibernate, dan mereka jadi bertanya tanya apakah hibernate dapat merusak komputer. Tapi pada kenyataannya, saya sebagai orang yang banyak bekerja menggunakan laptop, justru lebih senang memilih hibernate komputer ketimbang shutdown, karena akan memerlukan waktu lama lagi untuk menyalakan laptop dan membuka semua jendela pekerjaan yang sedang saya kerjakan sebelumnya.



Hibernate merupakan cara yang paling bagus untuk menyimpan pekerjaan sementara dengan cepat, tapi
banyak orang sepertinya berusaha meyakinkan saya bahwa hibernate dapat merusak komputer dan juga motherboard pada akhirnya. Apakah hal ini benar? Dan apakah ada cara menghindarinya?

hibernate merusak komputer, bahaya hibernate, dampak hibernate

Biar saya jelaskan dulu apa yang terjadi ketika sistem komputer kita melakukan hibernate. apa yang mungkin banyak orang tidak tahu itu adalah, ketika sistem kita melakukan hibernate, komputer kita juga akan ikut mati sama seperti halnya kita shutdown, tapi komputer akan menyimpan data pekrejaan kita sementara ke harddisk (hiberfil.sys), yang nantinya dapat di restore saat komputer kembali dinyalakan.

Beberapa mitos tentang hibernate komputer :
  1. Hibernate mengkonsumsi tenaga baterai, dan memperpendek masa pakai baterai
    Ini sama sekali tidak benar, karena seperti yang saya jelaskan di atas, hibernate itu mirip dengan shutdown. Jadi hibernate sama sekali tidak mengkonsumsi energi baterai.
  2. Hibernate bisa merusak harddisk
    Saya tidak percaya jika ini benar. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, ketika komputer kita melakukan hibernasi, sistem komputer akan menyimpan data/pekerjaan sementara kita ke dalam sistem file windows yang bernama hiberfil.sys dan dapat di akses kembali kapanpun saat kita akan menghidupkan komputer dari saat hibernasi tadi.
  3. Hibernate dapat merusak motherboard
    Sungguh aneh dan tidak bisa dipercaya! Hibernate sama sekali tidak memberikan efek apapun terhadap motherboard. Kalau kamu hibernate dan kemudian motherboardmu mendadak terbakar, berarti itu hanya kebetulan... :D
  4. Sleep mode lebih aman dari pada hibernate
    Saya tidak yakin dengan yang satu ini, tapi semuanya targantung pilihan masing masing. Kalau kamu menempatkan komputermu dalam sleep mode, komputer tetap akan mengkonsumsi daya baterai, walaupun itu hanya sedikit. Berbeda dengan hibernate, komputermu akan benar benar dimatikan dan tetap bisa melanjutkan sesi pekerjaan kita nantinya.

Beberapa hal yang perlu dihindari saat hendak melakukan hibernasi
  1. Jangan pernah hibernate ketika sedang menginstal aplikasi / driver baru.
  2. Saya sarankan untuk tidak melakukan hibernate saat sedang membuka software/game berat karena akan memakan banyak memori RAM dan membuat komputer menjadi sangat lambat.
  3. Saat kamu merasa komputermu sudah cukup lambat, sebaiknya jangan hibernate. Lebih baik restart saja. Tidak berbahaya bukan? :D

Intinya sebagai berikut :

Hibernate
Menyimpan sesi pekerjaan, dan mematikan komputer secara total seperti shutdown.

Sleep
Menyimpan sesi pekerjaan dan menempatkan komputer dalam daya baterai rendah sehingga kita bisa kembali ke sesi tadi dengan cepat.

Kembali pada pilihan masing masing, menurutku hibernate lebih aman dan juga sama sekali tidak membahayakan. Saya sudah lama menggunakan fitur hibernate di komputer saya dan sama sekali tidak pernah mengalami masalah dengan itu. Tentu saja rumor tentang bahaya hibernate itu tidak benar. :)
Atau kalian punya pendapat berbeda tentang hibernate ini? Silahkan tinggalkan komentarnya. :D

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes